Sayangnya, pesan kemanusiaan dan ambisi besar Hassan untuk membawa Mesir ke perempa final pertama kalinya harus kandas di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa 7 Juli 2026 malam WIB. Mesir kalah tipis 2-3 dari sang juara bertahan, Argentina, dalam laga yang menguras emosi.
The Pharaohs –julukan Timnas Mesir– sejatinya tampil luar biasa dan sempat memimpin nyaman dengan skor 2-0. Namun, petaka datang di 11 menit terakhir laga ketika Lionel Messi menginspirasi kebangkitan Argentina, yang ditutup oleh gol kemenangan dramatis lewat sundulan Enzo Fernandez.
Usai laga, Hassan tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya dan melontarkan kritik tajam kepada kepemimpinan wasit. Ia menilai pengadil lapangan bertindak tidak adil dan cenderung memihak Argentina, sebelum akhirnya ia harus menghadapi provokasi kibaran bendera Israel di pinggir lapangan.
(Rivan Nasri Rachman)