JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, Timnas Indonesia akan memaksimalkan pemain yang berlaga di Super League untuk bertarung di Piala AFF 2026. Hal ini lantaran Piala AFF tidak masuk dalam kalender FIFA.
Karena tak termasuk dalam kalender FIFA, pemain-pemain yang berkarier di luar negeri belum tentu diizinkan klubnya untuk membela Timnas Indonesia. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi tim-tim kontestan Piala AFF 2026.
Sumardji mengatakan, pemain-pemain yang berkarier di kompetisi lokal juga punya kualitas dan sarat pengalaman. Terlebih kini banyak pemain diaspora di Super League. Menurutnya, Timnas Indonesia tidak kekurangan kebutuhan pemain.
"Prioritas kami yang dipanggil saat sekarang adalah bermain di kompetisi lokal. Kamu tahu di Persib dan Persija, beberapa pemain diaspora," kata Sumardji di Jakarta, dikutip Minggu (5/7/2026).
"Karena ini di luar kalender FIFA, tentu kami tidak bisa menjawab," ucapnya.
Ia mengatakan Timnas Indonesia akan melakukan pemusatan latihan (TC) di Bali, pada 5 Juli 2026. Tim kepelatihan John Herdman sudah mengantongi pemain-pemain pilihan.
"Nama-nama pemain sudah ada tinggal dirilis. Prioritas kami pemain yang bermain di liga Indonesia," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)