Momen itu sebetulnya terjadi di Euro 2000 atau Piala Eropa. Itu pun, Kluivert gagal menjalankan tugasnya di waktu normal, bukan saat adu penalti, melawan Timnas Italia di semifinal.
Hasilnya memang sama, yakni Timnas Belanda tersingkir via adu penalti. Tapi, Patrick Kluivert sukses menaklukkan Francesco Toldo dari titik 12 pas.
Sedangkan, di Piala Dunia, Kluivert dan Belanda juga kalah via adu penalti tepatnya saat menghadapi Timnas Brasil pada semifinal edisi 1998. Tapi, ia tidak mendapat tugas mengeksekusi tendangan 12 pas.
Itulah kisah kutukan Kluivert di Piala Dunia, sama-sama tersingkir lewat adu penalti. Ayah dan anak itu kini sama-sama jadi sorotan besar.
(Wikanto Arungbudoyo)