JAKARTA - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), Markwayne Mullin, sangat senang Iran tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia bahkan sampai menari menunjukkan ekspresi kebahagiaannya.
1. Senang Iran Tersingkir
Partisipasi Iran dalam turnamen tersebut tidak pasti dalam beberapa bulan menjelang turnamen. Hal itu setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada bulan Februari.
Namun, Timnas Iran tetap berpartisipasi dan hampir lolos ke babak 32 besar setelah bermain imbang di ketiga pertandingan grup. Timnas Irangagal meraih kemenangan melawan Mesir di pertandingan terakhir mereka karena keputusan offside yang tipis.
Federasi tersebut mengajukan beberapa keluhan atas perlakuan yang mereka terima dari otoritas AS selama masa kompetisi. Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, mengatakan timnya adalah tim yang "paling tertindas" di Piala Dunia.
"Saya hanya senang mereka sudah selesai, dan mereka tidak akan kembali," kata Mullin, melansir ESPN, Selasa (30/6/2026).
"Saya sangat senang ketika kami dapat mencabut visa mereka dan mengatakan mereka dapat meninggalkan tanah AS, dan saya mungkin menyanyikan satu atau dua lagu atau bahkan menari dengan gembira," ucapnya.
Iran memindahkan kamp pelatihan mereka ke kota perbatasan Meksiko, Tijuana, pada Mei, setelah awalnya dijadwalkan untuk berbasis di Tucson, Arizona. Ketiga pertandingan mereka dimainkan di AS -- dengan dua pertandingan pertama di Los Angeles dan terakhir di Seattle.
Salah satu keluhan Iran selama Piala Dunia adalah ketentuan dari pihak berwenang bahwa mereka harus segera pergi setelah setiap pertandingan.