Ikatan emosional ini juga dibuktikannya saat perayaan Hari Kemerdekaan Eritrea yang ke-35 pada Mei 2026 lalu. Isak mengunggah pesan ucapan selamat dengan mengenakan jersi Timnas Eritrea. Negara yang berbatasan dengan Ethiopia, Sudan, dan Djibouti ini sendiri baru meraih kemerdekaannya dari Ethiopia pada tahun 1993 setelah perang pembebasan yang panjang.
Isak sebenarnya memiliki kelayakan untuk membela Eritrea di level internasional, namun ia memilih memperkuat Swedia sejak di level pemuda hingga melakoni debut seniornya pada 2017. Pilihan ini cukup rasional mengingat timnas Eritrea telah absen dari kompetisi besar benua selama hampir dua dekade, termasuk tidak pernah tampil di Piala Afrika dalam kurun waktu tersebut.
Kini, Isak fokus memimpin lini serang Swedia bersama kompatriotnya, Viktor Gyokeres. Usai bermain imbang 1-1 melawan Jepang di laga terakhir grup, Swedia kini harus bersiap menghadapi ujian berat melawan Prancis di babak 32 besar.
(Rivan Nasri Rachman)