Lebih lanjut, Scaloni menegaskan keputusan itu murni diambil atas pertimbangan matang. Ia meyakinkan keinginan mencadangkan Messi bukan berdasarkan lawan yang akan dihadapi.
“Keputusan siapa yang bermain besok tidak ada kaitannya dengan siapa yang kami hadapi di laga berikutnya,” tegas Scaloni.
“Yordania adalah lawan yang bagus, dan intensi kami adalah memegang bola selama mungkin dan mendominasi. Para penyerang lawan sangat cepat dan itu harus dipertimbangkan,” tandasnya.
Messi sendiri tengah memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan lima gol dari dua laga. Tapi, usia yang sudah 39 tahun memaksa La Pulga menghemat tenaga dan tidak tampil eksplosif seperti dulu.
(Wikanto Arungbudoyo)