PESEPAKBOLA legenda Inggris, Wayne Rooney, menilai Timnas Inggris seharusnya dihukum penalti saat menghadapi Ghana di laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Wazza -sapaan akrab Wayne Rooney- menilai bek Timnas Inggris, Ezri Konsa, membuat pelanggaran terhadap pemain Ghana, Prince Adu.
“Saya pikir itu penalti,” tegas Wayne Rooney, Okezone mengutip dari BBC Sport, Rabu (24/6/2026).
“Konsa mengambil risiko yang terlalu besar. Kedua kakinya terangkat dari tanah saat ia meluncur masuk. Terlihat jelas kakinya mengenai kaki pemain lawan, bukan bola,” lanjut Wayne Rooney.
Di menit 78, Timnas Ghana melakukan serangan balik cepat lewat Prince Adu. Ketika tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Timnas Inggris Jordan Pickford, Prince Adu ditekel Ezri Konsa.
Wasit yang memimpin pertandingan Said Martinez, tidak menganggap itu sebagai pelanggaran. Bahkan wasit asal Honduras itu tidak mengecek Video Assistant Referee (VAR).
Lantas, kenapa wasit tidak mengecek VAR? Menurut kepala wasit FIFA, Perluigi Collina, penggunaan VAR di Piala Dunia 2026 digunakan dengan cara berbeda.