TIM Nasional (Timnas) Portugal sengaja imbang melawan Kongo agar tak bertemu Argentina di perempatfinal Piala Dunia 2026? Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di luar dugaan bermain 1-1 dengan Kongo di laga pertama Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat pada Kamis (18/6/2026) pagi WIB.
Meski mendominasi penguasaan bola hingga 74 persen, Seleccao das Quinas -julukan Timnas Portugal- hanya mencatatkan satu shot on target. Akibatnya, Timnas Portugal gagal menang di laga pembuka Piala Dunia 2026.
Kemudian teori konspirasi muncul, Timnas Portugal seakan menghindari status juara Grup K Piala Dunia 2026. Sebab, jika finis sebagai juara grup, lawan-lawan top sudah menanti Timnas Portugal sedari awal fase gugur.
Bahkan jika finis sebagai juara Grup K, Timnas Portugal hampir pasti bertemu juara bertahan Argentina di perempatfinal Piala Dunia 2026! Melihat kesolidan yang ditunjukkan Timnas Argentina saat menang 3-0 atas Aljazair, butuh usaha ekstra untuk mengalahkan Lionel Messi dan kawan-kawan.
Lantas, bagaimana jika Timnas Portugal lolos 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup K? Jika finis sebagai runner-up Grup K, lawan yang dihadapi Timnas Portugal tidak akan seberat jika finis juara Grup K.
Di 32 besar, Portugal akan menantang runner-up Grup L yang kemungkinan ditempati Kroasia atau Ghana. Lanjut di 16 besar, Timnas Portugal akan menantang juara Grup H yang berpotensi diiisi Spanyol, atau runner-up Grup L (Austria/Aljazair).
Kemudian di perempatfinal, Timnas Portugal akan menantang juara Grup B yang mungkin diisi Belgia, atau juara Grup D yang berpotensi ditempati Amerika Serikat. Jika sama-sama menang di fase gugur, Portugal baru akan bersua Argentina di final Piala Dunia 2026.
Saat Portugal ditahan Kongo, Cristiano Ronaldo menjadi salah satu sosok yang dihajar kritikan. Kritikan bahkan datang dari pesepakbola asal Prancis, Thierry Henry. Mantan pemain Arsenal dan Barcelona itu menilai Cristiano Ronaldo terlalu egois.
“Ada satu hal penting, tolong pahami ini. Tim yang harus mencetak gol, bukan Anda (Cristiano Ronaldo) yang harus mencetak gol,” kata Henry, Okezone mengutip dari Give Me Sport, Kamis (18/6/2026).
“Karena Cristiano ingin mencetak gol, ia justru bergerak ke jalur umpan tarik ke belakang. Anda bisa melihat kedua pemain berada di area yang sama, dan itu membuat tugas bertahan tim lawan menjadi lebih mudah. Itulah poin saya, tim yang harus mencetak gol, bukan Anda,” tutup Thierry Henry.
(Ramdani Bur)