KIPER Cape Verde, Vozinha, menangis setelah menjadi man of the match laga timnya melawan Spanyol di laga pertama Grup H Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat pada Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Kiper bernama asli Josimar Dias itu menangis karena banyak orang tercintanya gagal menyaksikan pertandingan secara langsung.
"Saya menangis setelah pertandingan karena saya tumbuh besar bersama kakek dan nenek saya ketika masih kecil. Mereka tidak bisa menyaksikan momen ini karena telah meninggal beberapa tahun lalu,’ kata Vozinha, Okezone mengutip dari The Athletic, Selasa (16/6/2026).
“Ibu saya juga tidak dapat hadir karena kendala visa serta biaya pengurusannya. Kami tidak sempat menyelesaikan proses tersebut tepat waktu,” lanjut kiper 40 tahun tersebut.
Berstatus debutan Piala Dunia di usia 40 tahun, tak membuat kiper klub Liga 2 Portugal, Chaves, itu minder. Terbukti di sepanjang laga, kiper 189 sentimeter itu menggagalkan tujuh peluang yang dibuat Timnas Spanyol!
Berkat bantuan Vozinha, Cape Verde menahan Spanyol 0-0. Hasil ini tentu positif bagi Cape Verde yang berstatus debutan di Piala Dunia 2026.
Aksi brilian yang ditunjukkan Vozinha melawan Spanyol, membuatnya kebanjiran followers di Instagram. Sebelum laga Spanyol vs Cape Verde dimulai, followers akun @vozinha1 hanya sekira 46.000 pengikut.