Kata-kata Carlo Ancelotti Usai Timnas Brasil Ditahan Maroko di Piala Dunia 2026: Kami Bisa Lebih Baik!

Dian AF, Jurnalis
Minggu 14 Juni 2026 14:38 WIB
Ungkapan Ancelotti usai Brasil Ditahan Imbang Maroko
Share :

PELATIH berbintang itu akhirnya merasakan sendiri betapa kejamnya panggung Piala Dunia. Carlo Ancelotti, pria yang sudah menjuarai lima Liga Champions dan lima liga top Eropa, harus menelan kekecewaan di debut pertamanya bersama Timnas Brasil

Selecao yang diunggulkan menang hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Minggu (14/6/2026) pagi WIB. 

Ancelotti berkata penuh keyakinan, "Ini adalah tim yang mampu bersaing dengan siapa pun. Kami memiliki kualitas teknis dan pengalaman, dan kami sangat yakin bisa menghadapi tim mana pun." Tapi singa yang ia khawatirkan itu benar-benar menggigit,” ungkapnya sebelum laga kontra Maroko.

1. Ancelotti Sempat Cemas dan Takut

Maroko mendominasi menit-menit awal dan sukses membuka skor lebih dulu melalui Ismael Saibari yang memanfaatkan umpan Brahim Diaz pada menit ke-21. Brasil baru merespons lewat Vinicius Junior yang menyamakan kedudukan di menit ke-32 usai dibantu Bruno Guimaraes. 

Di babak kedua Brasil mendominasi, Ancelotti bahkan memasukkan Danilo, Fabinho, Matheus Cunha, dan Luiz Henrique dari bangku cadangan, namun gol kemenangan tak kunjung datang. 

Usai laga, Ancelotti tampil jujur di hadapan media. "Saya rasa ini pertandingan yang sulit, terutama di awal. Saya rasa tim sedikit cemas dan gugup. Kami tidak bermain bagus, tetapi kami tidak boleh patah semangat," kata pelatih berusia 67 tahun itu. 

Yang menarik, kegugupan ini sebenarnya sudah diakui Ancelotti bahkan sebelum peluit pertama berbunyi. "Rasa takut adalah bagian penting dalam hidup. Jika Anda tidak merasa takut dan lengah, Anda bisa saja melihat seekor singa dan menganggapnya sebagai kucing," ujarnya dalam konferensi pers jelang laga. 

"Kami harus menampilkan performa yang sempurna dalam segala aspek. Dalam sepak bola modern, tidak ada tim yang lemah. Maroko adalah salah satu tim terbaik di Afrika," tambahnya. 

Pernyataan itu kini terasa seperti firasat. Maroko memang bukan macan kertas. Tim berjuluk Singa Atlas datang ke Piala Dunia 2026 setelah memenangkan Piala Afrika 2025, gelar yang diraih setelah mahkota dicabut dari Senegal akibat kontroversi di partai final. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya