Merespons kendala ini, FIFA menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan menjalin komunikasi intensif dengan federasi RD Kongo agar panduan keselamatan tersampaikan dengan baik.
Beruntung bagi sang pelatih kepala, Sebastien Desabre, mayoritas pilar utamanya saat ini berkarier di luar negeri, sehingga mempermudah tim untuk memenuhi regulasi pembatasan aktivitas fisik di dalam negeri.
Kelolosan Timnas Kongo ke Piala Dunia 2026 sebenarnya menorehkan tinta emas bersejarah bagi sepak bola mereka. Tim asal Afrika Tengah ini akhirnya berhasil menyegel tiket ke pesta sepak bola terbesar di jagat raya tersebut setelah menanti selama 52 tahun.
Terakhir kali Timnas Kongo mencicipi atmosfer Piala Dunia adalah pada edisi 1974 silam, di mana saat itu negara mereka masih menggunakan nama Zaire. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini akan menjadi panggung kedua sepanjang sejarah sepak bola RD Kongo.
Berdasarkan hasil undian yang telah dirilis, mereka tergabung di dalam Grup K dan harus melewati hadangan sejumlah tim Tangguh seperti Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan.
(Rivan Nasri Rachman)