EKS Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Henga, mengaku masih memiliki mimpi besar di sepakbola Indonesia. Hal itu ditegaskan usai dibayang-bayangi sanksi dari Komite Disiplin PSSI imbas tendangan kungfunya.
Fadly melayangkan tendangan kungfu ke ke pemain Dewa United U-20 Raka Nurholis dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20, tetapi mreeka sudah saling bermaafan. Kini, pemain berdarah Papua itu tinggal menunggu sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI.
Pemain berusia 17 tahun itu mengatakan, momen itu menjadi sebuah pembelajaran berharga dalam bersikap. Ia menegaskan tidak akan pudar mimpinya sebagai pesepakbola profesional.
"Kalau untuk cita-cita saya sebagai pemain sepakbola tetap saya terus kejar meskipun banyak rintangan seperti sekarang," tambahnya.