Insiden memalukan ini mengundang keprihatinan dari rekan setimnya, Firman Utina. Firman menyayangkan sikap suporter yang menyuarakan sentimen klub saat Timnas Indonesia sedang berlaga.
Tidak hanya Ferdinand, pemain Persib Bandung lainnya seperti Hariono dan Supardi pun turut menjadi sasaran tekanan verbal dari tribun.
"Tidak seharusnya penonton melakukan hal-hal seperti itu. Kami ini datang ke SUGBK sebagai Timnas, bukan klub. Seharusnya, para penonton bisa lebih dewasa," ungkap Firman dengan tegas.
Pelatih Alfred Riedl pun berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia menilai tindakan Ferdinand memanjat pagar tidak bisa diterima, namun di sisi lain ia memahami tekanan mental yang dialami anak asuhnya.
Riedl akhirnya memilih untuk tidak menghukum Ferdinand secara resmi, meski ia mengakui sang pemain sempat kehilangan kepercayaan darinya. Pasca-insiden tersebut, Ferdinand mengaku kapok dan berjanji akan meredam sikap emosionalnya demi masa depan kariernya di sepak bola nasional.
(Rivan Nasri Rachman)