JEDDAH – Timnas Indonesia U-17 siap bertarung dalam Grup Neraka di Piala Asia U-17 2026. Skuad Garuda Asia dijadwalkan akan melakoni laga hidup-mati di Grup B melawan Raksasa sekaligus pemegang rekor empat gelar juara, Jepang pada Selasa, 12 Mei 2026 malam WIB.
Pasukan besutan Kurniawan Dwi Yulianto ini berangkat ke Jeddah dengan status istimewa, yakni lolos otomatis berkat keberhasilan mencapai perempat final pada edisi sebelumnya serta partisipasi di Piala Dunia U-17 2025. Di Grup B nanti, Putu Ekayana dan kawan-kawan harus bersaing ketat dengan Jepang, China, dan Qatar demi memperebutkan tiket ke fase gugur.
Langkah Garuda Asia menuju Piala Asia kali ini dibayangi hasil kurang memuaskan di level regional. Pada ajang Piala AFF U-17 2026 yang digelar di Sidoarjo April lalu, Indonesia gagal melaju ke semifinal setelah hanya finis di posisi ketiga Grup A. Hasil imbang tanpa gol melawan Vietnam di laga penentu menjadi penyebab utamanya.
Kegagalan tersebut menjadi cambuk bagi tim pelatih. Kurniawan Dwi Yulianto secara ksatria menyampaikan permohonan maaf kepada publik sepak bola tanah air atas pencapaian yang tidak memenuhi target tersebut.
"Saya mengapresiasi dan memohon maaf atas permainan yang mungkin dilihat sedikit mengecewakan. Tapi memang target kita bisa lolos ke semifinal," tutur Kurniawan.
Sorotan tajam tertuju pada strategi Timnas Indonesia U-17 saat ditahan Vietnam di laga terakhir fase grup Piala AFF U-17 2026. Pelatih Vietnam U-17, Cristiano Roland, bahkan sempat mengaku terkejut karena Timnas Indonesia U-17 justru bermain defensif meski sangat membutuhkan gol untuk lolos.
Roland heran melihat Garuda Asia cenderung menunggu lawan menyerang daripada mengambil inisiatif tekanan. Menanggapi kritik tersebut, Kurniawan menjelaskan bahwa timnya saat itu mewaspadai agresivitas Vietnam dan mencoba mengandalkan serangan balik.
Namun, Kurniawan mengakui bahwa rencana tersebut tidak berjalan mulus karena penyelesaian akhir yang lemah.
"Kita mengapresiasi kerja keras pemain, karena memang kita men-setting game plan kita untuk bertahan dan serangan balik. Tapi memang ketika kita counter attack hasilnya belum begitu maksimal. Itu menjadi catatan sebelum kami tampil di Piala Asia," pungkas Kurniawan.
Selasa 12 Mei 2026 Pukul 23.00 WIB (Live RCTI)
(Rivan Nasri Rachman)