2. Petualangan Singkat di Liga Swiss
Setelah menuntaskan masa pramusim bersama Sampdoria, perjalanan karier Kurniawan berlanjut ke Swiss. Ia bergabung dengan FC Luzern yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Swiss.
Di sana, Kurniawan mencatatkan sejarah sebagai pesepak bola Indonesia pertama yang merasai atmosfer Piala Intertoto. Salah satu kenangan ikoniknya di tanah Swiss adalah saat harus berhadapan dengan Tottenham Hotspur yang kala itu diperkuat oleh penyerang legendaris Jerman, Jurgen Klinsmann.
Kiprahnya di FC Luzern tercatat menghasilkan tiga gol. Mengenai jumlah penampilan, terdapat beberapa catatan statistik, namun ia setidaknya tampil dalam 12 hingga 25 pertandingan sepanjang musim 1994-1995.
Sayangnya, karier Kurniawan di Swiss harus berakhir pada tahun 1996 karena kendala kuota pemain asing. Meski kebersamaannya dengan klub-klub Eropa tersebut terhitung singkat, pengalaman berharga berlatih bersama Mancini dan mencetak gol untuk Sampdoria tetap menjadi milestone luar biasa untuk pemain Indonesia.
(Rivan Nasri Rachman)