ADA 5 negara unggulan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan salah satunya adalah Timnas Italia. Kelima negara ini disebut unggulan karena secara ranking FIFA, mereka berada di peringkat 40 besar dunia.
Seperti yang diketahui, Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang. Menariknuya, sejumlah negara raksasa sepak bola dunia justru harus gigit jari karena dipastikan hanya menjadi penonton.
Kegagalan beberapa negara unggulan ini menjadi noda hitam dalam perjalanan menuju turnamen paling bergengsi sejagat tersebut. Penasaran siapa saja?
Absennya Timnas Italia menjadi kejutan paling menyesakkan sekaligus catatan kelam sejarah sepak bola mereka. Pemegang empat gelar juara dunia ini dipastikan absen untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Langkah Italia terhenti secara dramatis setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina. Pertandingan kualifikasi tersebut memperlihatkan betapa buruknya tim asuhan Gennaro Gattuso tersebut.
Timnas Denmark gagal meledak di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Dinamit itu harus menerima kenyataan pahit setelah disingkirkan oleh Republik Ceko melalui drama adu penalti di fase playoff.
Nigeria menjadi jagoan dari zona Afrika (CAF) yang gagal menembus putaran final. Ironisnya, kegagalan ini adalah yang kedua kalinya secara beruntun bagi The Super Eagles.
Padahal, skuad Nigeria dihuni oleh deretan pemain bintang yang merumput di liga-liga top Eropa, seperti Victor Osimhen dan Ademola Lookman. Namun, keunggulan materi pemain tersebut tak mampu menyelamatkan mereka saat kalah adu penalti melawan Republik Demokratik Kongo di babak playoff.
Pupusnya harapan Polandia tampil di Amerika Utara terjadi setelah mereka dipaksa menyerah 2-3 oleh Swedia. Kekalahan ini terasa sangat emosional, terutama bagi sang kapten, Robert Lewandowski.
Bagi striker legendaris tersebut, kegagalan ini kemungkinan besar menutup pintu karier internasionalnya di level Piala Dunia. Absennya Polandia pun membuat publik dunia kehilangan kesempatan menyaksikan aksi salah satu penyerang terbaik sepanjang masa di pengujung kariernya.
Berbeda dengan negara lainnya yang tersingkir karena hasil di lapangan, Rusia absen akibat faktor eksternal. Sebagai tuan rumah edisi 2018, Rusia masih dijatuhi sanksi internasional oleh FIFA dan UEFA imbas konflik dengan Ukraina yang bermula sejak 2022.
Upaya banding melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pun menemui jalan buntu, sehingga Rusia tetap dilarang berpartisipasi dalam kompetisi resmi internasional hingga waktu yang belum ditentukan.
(Rivan Nasri Rachman)