EREDIVISIE menjelaskan soal polemik paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On. Operator kompetisi tersebut menegaskan tidak ada kemungkinan menggelar laga ulangan.
James dan Tjoe-A-On diragukan keabsahan statusnya sebagai pemain yang berkarier di Liga Belanda. Keduanya dianggap sebagai pemain yang tidak sah saat bermain untuk klubnya masing-masing, Go Ahead Eagles dan Willem II.
Semua ini bermula dari laporan NAC Breda yang meminta pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles setelah kalah telak 0-6. Mereka meminta laga diulang karena menduga James tidak memenuhi syarat untuk bermain sebagai pemain non-Uni Eropa.
James diduga tidak memiliki paspor Belanda, tapi tetap didaftarkan oleh Go Ahead Eagles sebagai pemain lokal. Sang pemain kini merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Oleh karena itu, NAC Breda ingin pertandingan tersebut diulang.
Terkait hal itu, Direktur Eredivisie, Jan de Jong mengatakan, polemik status kedua pemain Timnas Indonesia tersebut sebagai masalah yang rumit. Sebagai pengelola kompetisi, ia menyatakan tidak berkeinginan memenuhi permintaan NAC dan TOP Oss untuk mengulang pertandingan tersebut.
“Ini masalah yang sangat rumit. Kapan tepatnya Anda mengubah kewarganegaraan? Jaksa untuk sepakbola profesional akan menyelidiki hal itu, dan itu bisa memakan waktu," kata de Jong, dilansir aari Voetbal Primeur, Sabtu (28/3/2026).
"Dewan kompetisi bermaksud untuk menganggap semua pertandingan yang telah dimainkan sebagai sah. Oleh karena itu, kami tidak bermaksud untuk menyatakan pertandingan yang telah dimainkan tidak sah atau untuk mengulanginya," tambah pria asal Belanda itu.
Namun de Jong menjelaskan keputusan Eredivisie belum sepenuhnya final. Sebab, pihaknya masih menunggu putusan dari jaksa.
Meski demikian, sikap awal Eredivisie saat ini jelas, yakni tidak ada berkeinginan mengulang pertandingan. Mereka tinggal menunggu Jaksa apakah menyetujuinya atau tidak. Jika memberikan persetujuan, maka keputusan tersebut bersifat final.
(Wikanto Arungbudoyo)