PENGAMAT sepakbola Belanda, Henk Spaan dan Johan Derksen, ramai-ramai mengkritik Maarten Paes. Menurut mereka, kiper Timnas Indonesia itu sungguh buruk dan bisa masuk Ajax Amsterdam karena nepotisme Jordi Cruyff selaku Direktur Teknik klub!
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam awalnya disambut dengan manis oleh para pakar sepakbola Belanda. Namun setelah tiga pertandingan, ia dihujani kritik dan dianggap sebagai biang masalah.
Terlebih, mantan kiper FC Dallas itu melontarkan kritik pedas kepada rekan setimnya sendiri di Ajax. Komentar itu disampaikan setelah De Godenzonen menelan kekalahan dari Groningen 1-3 pada akhir pekan silam.
Komentar ini yang membuat para analis sepakbola Belanda meradang. Sosok yang membantu kedatangan Paes ke Ajax pun menjadi sorotan. Para analis menganggap, Jordi tentu mempunyai hubungan secara langsung mau pun tidak langsung dengan sang kiper.
Sebab, Jordi menduduki jabatan di PSSI tepatnya Penasihat Teknis Timnas Indonesia, sedangkan Paes kini masih berstatus sebagai penjaga gawang skuad Garuda. Walau, menurut penuturan sang kiper, kedatangannya berkat Direktur Sepakbola Ajax, Marijn Brueker.
“Sejak hari pertama, direktur teknik baru itu (Jordi Cruyff) sudah memperhitungkan transfer pemain Spanyol yang direkrutnya,” kata Henk Spaan, dikutip dari Soccernews, Rabu (11/3/2026).
“Pemain pertama yang direkrut Jordi adalah Maarten Paes. Dia tidak memberikan kesan yang baik,” sambung pria asal Belanda itu.