WASHINGTON D.C. – Ada momen unik sekaligus canggung saat skuad Inter Miami menyambangi Gedung Putih pada Kamis (5/3/2026). Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terang-terangan menyebut nama rival abadi Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, di hadapan sang megabintang Argentina tersebut.
Kunjungan ini dilakukan untuk merayakan keberhasilan tim asuhan Javier Mascherano merengkuh gelar juara MLS Cup 2025 setelah mengalahkan Vancouver dengan skor 3-1 di laga final Desember lalu. Messi, yang didampingi rekan setimnya seperti Luis Suarez dan Rodrigo De Paul, tampak berdiri berdampingan dengan Trump di atas panggung saat prosesi seremoni berlangsung.
Suasana menjadi menarik ketika Trump mulai menceritakan betapa putranya, Barron Trump, sangat mengagumi sepak bola. Di sela-sela pujiannya untuk Messi, Trump tidak ragu membawa nama Ronaldo ke dalam percakapan, menyebut bahwa putranya mengidolakan kedua pemain tersebut.
"Dia (Barron) adalah penggemar beratmu. Dia pikir kamu adalah orang yang hebat. Dia adalah penggemar beratmu, juga seorang pria bernama Ronaldo... Cristiano itu hebat. Beberapa juara besar, beberapa atlet yang sangat, sangat hebat dalam olahraga itu,” jelas Trump, dilansir dari Sportbible, Jumat (6/3/2026).
Tidak berhenti di situ, Trump juga sempat memancing perdebatan mengenai siapa yang terbaik antara Messi dan legenda Brasil, Pele. Sambil menunjuk ke arah Messi, Trump berkelakar kepada skuad Inter Miami. Itu berarti Trump menilai Messi lebih baik dari Pele.
"Saya tidak tahu, kamu mungkin lebih baik. Siapa yang lebih baik? Saya pikir dia orangnya," tambahnya.
Momen di Gedung Putih ini sempat terasa canggung bagi Messi ketika Trump membuka pidatonya dengan membahas isu keamanan nasional dan konflik dengan Iran sebelum beralih ke urusan sepak bola. Messi tampak mendengarkan dengan saksama saat Trump memberikan pembaruan mengenai operasi militer Amerika Serikat.
Menariknya, dengan kunjungan ini, Trump tercatat telah bertemu dengan dua ikon terbesar sepak bola abad ke-21 hanya dalam hitungan bulan. Sebelumnya pada November 2025, Cristiano Ronaldo telah lebih dulu diundang ke Gedung Putih saat Trump menjamu Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman.
Pertemuan Messi kali ini sekaligus menjadi pengganti momen yang tertunda setelah sebelumnya ia sempat berhalangan hadir saat diundang eks presiden Joe Biden pada awal 2025.
(Rivan Nasri Rachman)