KIPER Timnas Indonesia, Maarten Paes, dikritik pengamat sepakbola Belanda, Rene van der Gijp dan Valentijn Driessen. Menurut mereka, lini belakang Ajax Amsterdam yang dikomandoi sang kiper masih kurang aman.
Paes bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin 2026. Pemain berusia 27 tahun itu digaet setelah berpisah dengan klub Amerika Serikat, FC Dallas.
Mulanya, Paes diplot sebagai kiper cadangan setelah Vitezslav Jaros. Namun begitu, penjaga gawang asal Republik Ceko itu mengalami cedera dan harus absen hingga akhir musim 2025-2026.
Paes sudah mencatatkan dua penampilan sejak direkrut. Dua laga awalnya berakhir dengan skor imbang yakni saat melawan AZ Alkmaar (1-1) dan PEC Zwolle (0-0).
Meski baru sekali kebobolan, van der Gijp menilai Paes belum bisa memberi rasa aman di lini belakang De Godenzonen. Sang pengamat bahkan bertanya-tanya kenapa Ajax mendatangkan kiper Timnas Indonesia itu.
"Bagaimana Anda bisa mendatangkan kiper seperti Paes? Dia tidak membuat segalanya lebih mudah di lini belakang, bukan?" kata van Der Gijp dilansir dari Voetbal Primeur, Kamis (5/3/2026).