Saat laga terhenti sejenak, sejumlah pemain muslim FC Nantes langsung berlari ke pinggir lapangan. Di sana, mereka dengan cepat meminum air dan menyantap kurma untuk membatalkan puasa mereka sebelum kembali melanjutkan pertandingan.
Momen singkat ini menunjukkan betapa kuatnya rasa kebersamaan di dalam ruang ganti Nantes. Kebijakan di Prancis ini memang sering menuai perdebatan karena sangat berbeda dengan kompetisi lain seperti Liga Inggris (Premier League).
Di Inggris, wasit secara resmi diizinkan memberikan jeda singkat saat matahari terbenam agar pemain muslim dapat berbuka. Meski harus menggunakan siasat yang tidak biasa, tindakan Anthony Lopes kini menuai banyak pujian dari komunitas sepak bola dunia sebagai bentuk toleransi dan dukungan antarpemain yang luar biasa.
(Rivan Nasri Rachman)