"Dia tidak terlalu percaya diri," tambahnya.
Meski melontarkan kritik pedas, jurnalis senior De Telegraaf tersebut tetap mengapresiasi kegigihan Paes di lapangan. Di sisi lain, ia juga memberikan evaluasi terhadap sistem pertahanan Ajax yang dinilai terlalu longgar, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati.
"Dan dalam situasi sepak pojok, apa yang terjadi pada semua kiper Ajax adalah hal yang wajar. Itu adalah potensi gol," tambah Driessen.
Driessen pun menutup analisisnya dengan menyoroti efektivitas strategi bertahan tim asuhan Francesco Farioli tersebut.
"Mereka tidak menggunakan penjagaan man-to-man, tetapi penjagaan zona. Semua orang berada di zona tertentu," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)