Durasi satu bulan ini akan menjadi ujian komprehensif bagi Aaron untuk membuktikan kematangan taktik dan fisiknya. Meski sebelumnya gagal menembus skuad final Piala Dunia U-17 2023 asuhan Bima Sakti, keberhasilan Aaron mendapatkan undangan dari klub Spanyol menunjukkan bahwa perkembangannya tetap terpantau oleh pemandu bakat internasional.
Munculnya nama-nama seperti Tony dan Aaron semakin memperkaya basis data talenta diaspora yang bisa menjadi aset berharga bagi Indonesia. Jika mereka mampu mengamankan kontrak profesional di Spanyol, standar permainan mereka tentu akan meningkat drastis berkat kurikulum sepak bola Spanyol yang dikenal sangat teknis dan mengedepankan kecerdasan posisi.
(Rivan Nasri Rachman)