Usai jeda turun minum, kedua tim tidak menurunkan tempo permainannya. Arab Saudi dan Iran masih terus jual beli serangan meski belum ada yang sukses memecahkan kebuntuan.
Untuk Iran, mereka bermain cukup agresif. Iran baru membuka keran golnya di 10 menit akhir babak kedua lewat tandukan Amirhossein Gholami. Arab Saudi merespons dengan skema power play.
Tapi, skema tersebut justru menjadi petaka karena Iran menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol yang dicetak kiper Bagher Mohammad. Setelah itu, kedua tim kembali bermain sengit dengan terus jual beli serangan.
Arab Saudi terlihat kesulitan mengembangkan permainannya. Upaya-upaya yang mereka lakukan belum berbuah manis. Pada akhirnya, Timnas Futsal Iran menutup laga dengan kemenangan 2-0.
(Ramdani Bur)