Selain sesi latihan, kemampuan pemain juga diasah melalui empat laga uji coba menghadapi lawan-lawan tangguh seperti India U-22 dan Mali U-22. Usai proses panjang tersebut, pelatih asal Sumatera Barat itu secara khusus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama PSSI, yang berjuang memastikan para pemain diaspora bisa ikut serta.
Menurut Indra, mendatangkan para pemain diaspora merupakan tantangan besar mengingat SEA Games bukan termasuk Kalender FIFA.
“Dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih untuk PSSI yang berupaya memastikan pemain abroad yang bisa ikut serta ke SEA Games 2025 ini walaupun bukan Kalender FIFA,” tutur Indra.
Dalam kesempatan yang sama, Indra juga menyampaikan apresiasi kepada I.League dan klub-klub yang telah mendukung proses pembentukan skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025.
(Rivan Nasri Rachman)