Terkait hal itu, Arya menyatakan bahwa PSSI akan mematuhi semuanya. Hal ini akan dijadikan bahan evaluasi mereka agar kedepannya tidak terulang.
“Kita patuh saja ya terhadap denda yang diberikan oleh FIFA. Apalagi memang kita perlu evaluasi dan perbaiki diri apa yang memang menjadi kesalahan-kesalahan kita seperti yang telat kick off dan sebagainya,” kata Arya dalam keterangannya, Senin (11/11/2024).
Untuk soal sanksi yang menyeret Sumardji dan Kim Jong-jin, menurut Arya situasi saat itu memang tidak kondusif. Maka dari itu, PSSI akan menerima hukuman dari FIFA dengan lapang dada.
“Kalau ada ofisial kita seperti pak Mardji itu kita terima karena memang kondisi pada saat itu pak Mardji kan berusaha untuk menjaga supaya jangan sampai pelatih yang terkena hukuman. Gitu makanya kita terima hukuman dari FIFA ini,” tutur Arya.
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia tengah bersiap untuk hadapi Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (15/11/2024). Empat hari berselang, Skuad Garuda akan menjamu Arab Saudi.
(Rivan Nasri Rachman)