BOGOR – Persikabo 1973 dikonfirmasi akan berkandang sementara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan Persikabo 1973, Djoko Purwoko.
Djoko Purwoko mengatakan bahwa keputusan ini sudah melalui pertimbangan matang. Stadion di Bali dipilih karena opsi-opsi stadion di Pulau Jawa kurang cocok. Djoko menjelaskan, Stadion Kapten I Wayan Dipta dipilih karena sudah mempunyai fasilitas mumpuni.
“Setelah melalui berbagai pertimbangan dan tentunya melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, maka dipastikan Persikabo 1973 akan menetap sementara di Bali,” kata Djoko dikutip dari rilis resmi Persikabo 1973 yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (16/2/2024).
“Ya, dengan menetapnya sementara di Bali, maka kami pastikan Persikabo 1973 akan menggelar laga home-nya di Bali dengan memakai Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali,” sambung keterangan itu.
“Sebelumnya, kami sudah melakukan pengecekan beberapa stadion di Pulau Jawa, namun karena pertimbangan sarana pendukung, maka kami memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta karena sudah memiliki kelengkapan yang sempurna yang sesuai dengan ketentuan dari PT LIB seperti adanya LED,” jelas Djoko.
Persikabo 1973 sendiri masih mempunyai sisa lima laga kandang di Liga 1 2023-2024. Djoko mengungkapkan, rencananya semua laga kandang tersebut akan berlangsung di Bali hingga akhir musim atau ketika renovasi Stadion Pakansari selesai.
“Rencana awal kami akan menggelar home di Bali hingga akhir musim, atau sampai Stadion Pakansari sudah siap dipakai. Kami memiliki lima pertandingan kandang yang tersisa. Mohon doanya dari suporter Persikabo 1973 dan masyarakat Bogor,” ungkap Djoko.
Sebelumnya, Persija Jakarta juga sudah memutuskan untuk menggunakan markas Bali United ini sebagai kandang sementara. Dua pertandingan kandang Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- akan digelar di stadion tersebut.
(Djanti Virantika)