Delano memulai karier sepakbolanya di akademi Feyenoord pada 2006-2011. Lalu, ia menyeberang ke sejumlah tim seperti Haaglandia (2012-2013) dan terakhir ADO Den Haag (2013-2017).
Karier profesionalnya pun dimulai di ADO Den Haag (2017-2009). Namun, ia hanya empat kali bermain di tim tersebut tanpa catatan gol.
Delano lantas dipinjamkan ke TOP Oss pada 2018-2019, lalu diangkut secara gratis oleh SC Cambuur pada 2019-2021. Di sana, pemain kelahiran 9 Februari 2000 itu sempat mengemas empat gol dan dua assist dari 26 penampilan.
Sayangnya, Delano dilepas setelah kontraknya berakhir pada Juli 2021. Ia kembali ke Feyenoord dan memperkuat tim U-21 hingga direkrut lagi oleh TOP Oss kali ini secara permanen, pada Juli 2022.
Pada level international, Delano belum pernah dipanggil ke tim senior Belanda. Hanya saja ia pernah memperkuat Belanda U-17 dengan enam laga tanpa gol serta Belanda U-18 dengan enam laga juga tapi sukses mencetak tiga gol.
Delano sendiri disebut-sebut memiliki darah Indonesia yang berasal dari kakeknya yang orang Jawa. Jadi, PSSI jelas bisa menaturalisasi Delano jika memang Shin Tae-yong membutuhkannya.
(Rivan Nasri Rachman)