Arya mengatakan berjalannya EPA memang didukung penuh pembiayaan dari Liga 1 dan Liga 2 dengan subsidi silang. Sebab, kedua kompetisi itu sama-sama punya sponsor.
"Dahulu PT LIB pegang Liga 1 dan Liga 2 tidak ada sponsor yang harus subsisi. Itu membuat Liga 1 memikirkan Liga 2. Sekarang Liga 2 punya sponsor," tambah Arya.
"Saat ini EPA didukung pendanaan dari Liga 1 dan Liga 2. Tidak ada alasan EPA tidak jalan. Harus jalan," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)