Penyebab Australia Disebut Lebih Pilih Ajak Singapura dan Malaysia Jadi Partner Tuan Rumah Piala Dunia 2034 ketimbang Indonesia

Maulana Yusuf, Jurnalis
Minggu 08 Oktober 2023 07:58 WIB
Tragedi Kanjuruhan jadi alasan Australia tak libatkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 (Foto: ist)
Share :

PENYEBAB Australia disebut lebih pilih ajak Singapura dan Malaysia jadi partner tuan rumah Piala Dunia 2034 ketimbang Indonesia akan diulas Okezone. Ada dua penyebab Negeri Kangguru itu dikabarkan tak memilih Indonesia, salah satunya gara-gara tragedi Kanjuruhan.

Sebelumnya, FIFA mengumumkan tuan rumah Piala Dunia 2034 diperuntukkan untuk negara yang berada di konfederasi Asia (AFC) dan Oseania (OFC). Negara anggota AFC dan OFC bisa mengajukan diri menjadi tuan rumah ajang paling bergengsi sejagat dunia ini.

“Disepakati juga bahwa sejalan dengan prinsip rotasi konfederasi dan menjamin kondisi terbaik untuk menjadi tuan rumah turnamen, proses penawaran untuk edisi 2030 dan 2034 dilakukan secara bersamaan, dengan asosiasi anggota FIFA dari wilayah AFC dan OFC diundang untuk mengajukan tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2034,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

Australia pun berencana mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Negeri Kangguru itu dikabarkan akan mengajak sejumlah negara tetangga, yakni Selandia Baru dan juga Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2024.

Kabarnya, ajakan itu sudah ada sejak 2021. Namun, Australia kini dikabarkan lebih pilih ajak Singapura dan Malaysia jadi partner tuan rumah Piala Dunia 2034 ketimbang Indonesia. Mengapa bisa begitu?

Menurut media Australia, Sydney Morning Herald, penyebabnya karena Indonesia memiliki memori kelam yakni tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 jiwa. Bagaimana tidak, tragedi tersebut jadi tragedi terburuk di pertandingan sepakbola dalam 60 tahun terakhir.

“Ketika fans tim Indonesia, Arema FC, menyerbu lapangan tahun lalu setelah kalah dari rivalnya, Persebaya Surabaya, dan memicu tragedi Kanjuruhan sebagai bencana stadion terburuk dalam hampir 60 tahun, menewaskan 135 orang, dampaknya terasa di seluruh dunia,” tulis Sydney Morning Herald, dikutip Minggu (8/10/2023).

"Di Australia, hal ini melemahkan ambisi lama untuk menjadi tuan rumah turnamen olahraga terbesar di dunia, yakni Piala Dunia FIFA putra. Rencana penawaran tiga arah, antara Australia, Indonesia, dan Selandia Baru untuk edisi tahun 2034 telah dibahas secara longgar. Mereka sekarang tergelincir,” imbuh media Australia itu.

Selain tragedi Kanjuruhan, penyebab Australia tidak jadi mengajak Indonesia untuk jadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2034 juga karena kontroversi penolakan Timnas Israel U-20 di Piala Dunia U-20 2023. Penolakan yang dilakukan sejumlah pihak itu membuat Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

“Dan seolah-olah ingin memastikan hal tersebut, kontroversi seputar keterlibatan Israel dalam Piala Dunia U-20 putra, di mana para pengunjuk rasa, termasuk Gubernur Bali, akhirnya memaksa FIFA untuk mencabut hak tuan rumah Indonesia, ini merupakan pukulan telak bagi reputasi Indonesia di dunia sepak bola,” tutup Sydney Morning Herald.

(Admiraldy Eka Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya