PROFIL Chelsea di Liga Inggris 2023-2024 akan dibahas di sini. The Blues – julukan Chelsea – bertekad untuk meraih hasil yang lebih baik setelah terpuruk di musim lalu.
Musim 2022-2023 berjalan seperti mimpi buruk bagi Chelsea. Mereka finis di urutan ke-12 dengan hanya mengoleksi 44 poin dari 38 pertandingan.
Bahkan, mereka melalui musim lalu dengan tiga pelatih berbeda. Mengawali musim bersama Thomas Tuchel, Chelsea menunjuk Graham Potter di awal musim sebelum menjadikan Frank Lampard sebagai pelatih caretaker menjelang akhir musim.
Meski telah menghamburkan uang di bursa transfer Januari 2023, Chelsea masih belum bisa mendongkrak prestasi di paruh musim kedua. Rekrutan seperti Mykhailo Mudryk, Enzo Fernandez dan Joao Felix gagal membantu mereka untuk bangkit.
Kiprah di Pramusim
Kini ditangani eks pelatih Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, Chelsea menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di pramusim. Mereka meraih hasil yang positif di musim panas ini.
Mereka mengawali pramusim dengan mengalahkan Wrexham 5-0. Kemudian, The Blues sukses menaklukkan Brighton dengan skor 4-3.
Sempat ditahan Newcastle United 1-1, Chelsea kembali ke jalur kemenangan dengan menekuk Fulham 2-0. Terakhir, mereka bermain imbang 1-1 kontra Borussia Dortmund.
Peluang Juara
Menengok kepada pencapaian mereka di musim lalu, Chelsea seharusnya belum menyasar gelar juara di musim ini. Tujuan utama Mauricio Pochettino di musim debutnya seharusnya adalah mengembalikan Chelsea ke Liga Champions.
Meski begitu, dengan skuad yang mewah, Chelsea tetap layak untuk diperhitungkan. Jika Pochettino mampu memberikan sesuatu yang positif maka mereka bisa jadi akan kembali dalam perburuan gelar juara.
Kendati demikian, bagaimanapun, Chelsea berada jauh di belakang tim-tim unggulan seperti Manchester City dan Arsenal. Lawan mereka sejatinya adalah Liverpool, Newcastle United, dan Manchester United dalam perebutan posisi di empat besar.
Aktivitas Transfer
Chelsea banyak menggaet pemain di bursa transfer musim panas ini. Nama yang paling beken adalah Christopher Nkunku, namun mereka juga sukses menggaet Robert Sanchez, Axel Disasi, Nicolas Jackson, Angelo, dan Lesley Ugo Chukwu.
Chelsea melepas banyak pemain veterannya, seperti Mateo Kovacic, Edouard Mendy, Cesare Azpilicueta, dan NGolo Kante. Selain itu, mereka juga menjual Kai Havertz, Mason Mount, dan Christian Pulisic.
Transfer Masuk: Christopher Nkunku (RB Leipzig), Axel Disasi (AS Monaco), Nicolas Jackson (Villarreal), Lesley Ugochukwu (Rennes), Robert Sanchez (Brighton), Angelo (Santos), Diego Moreira (Benfica B).
Transfer Keluar: Kai Havertz (Arsenal), Mason Mount (Manchester United), Mateo Kovacic (Manchester City), Kalidou Koulibaly (Al Hilal), Christian Pulisic (AC Milan), Edouard Mendy (Al Ahli), Ruben Loftus-Cheek (AC Milan), Ethan Ampadu (Leeds United), NGolo Kante (Al Ittihad), Cesar Azpilicueta (Atletico Madrid), Pierre-Emerick Aubameyang (Marseille), David Datro Fofana (Union Berlin), Joao Felix (Atletico Madrid), Denis Zakaria (Juventus).
Formasi yang Digunakan
Mauricio Pochettino kerap menggunakan formasi 4-2-3-1 selama pramusim. Pelatih asal Argentina itu mengandalkan Enzo Fernandez sebagai pusat permainan di tengah.
Christopher Nkunku menjadi harapan di lini serang, ditemani oleh Mykhailo Mudryk dan Nicolas Jackson. Di lini pertahanan, Thiago Silva masih diandalkan karena pengalamannya selagi Kepa Arrizabalaga mengawal di bawah mistar
Prediksi Susunan Pemain
Chelsea (4-2-3-1): Kepa Arrizabalaga; Reece James, Thiago Silva, Levi Colwill, Marc Cucurella; Conor Gallagher, Enzo Fernandez; Raheem Sterling, Christopher Nkunku, Mykhailo Mudryk; Nicolas Jackson.
Pelatih: Mauricio Pochettino
(Reinaldy Darius)