KETUA Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, resmi menunjuk sosok pelatih asal Jerman yakni Frank Wormuth sebagai pendamping Bima Sakti untuk Timnas Indonesia U-17. Ia pun dikontrak untuk durasi selama 4 bulan.
Wormuth nantinya akan menjadi konsultan pelatih Timnas Indonesia U-17. Mantan pelatih Timnas Jerman U-20 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan strategi permainan tim Merah Putih menuju Piala Dunia U-17 2023.
“Kami sudah menetapkan Frank Wormuth menjadi konsultan pelatih yang akan mendampingi coach Bima Sakti. Kontrak pertama ini untuk jangka waktu 4 bulan, hingga ajang FIFA World Cup U-17,” kata Erick Thohir, dilansir dari situs resmi PSSI, Minggu (23/7/2023).
Erick Thohir menjelaskan Wormuth yang dikontrak selama empat bulan ini akan menjadi sosok pendamping Bima Sakti hingga gelaran Piala Dunia U-17 2023.
BACA JUGA:
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini tampaknya sudah tak sabar melihat kinerja Wormuth untuk membentuk sekaligus mendesain pola dan strategi karakter sepakbola Indonesia di masa depan.
“Kita akan lihat, bagaimana kolaborasi keduanya dalam membangun timnas Garuda Muda ini,” lanjutnya.
Diketahui, Wormuth nantinya akan mendampingi Bima Sakti mulai dari TC di Jakarta sampai TC di Jerman. Pada intinya, pria berusia 62 tahun itu akan full bekerja mendampi Bima Sakti untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia U-17 untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023.
Salah satu alasan Erick Thohir menunjuk Wormuth karena didasari rencana pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 yang akan digelar di Jerman. Sebab, dia yakin Wormuth memiliki relasi yang baik di sana untuk membuat Skuad Garuda Muda semakin matang.
“Penunjukan Frank juga didasari rencana kamp pelatihan dan try out ke Jerman yang dimulai September hingga Oktober nanti. Saya percaya jaringan yang dimiliki Frank di Jerman akan banyak membantu pematangan timnas dan juga tim pelatih,” imbuh Erick.
Dalam kontrak selama empat bulan, Wormuth akan melakukan pentahapan untuk membangum tim U-17 agar siap bersaing dengan 24 negara lainnya di Piala Dunia U-17 pada November sampai 2 Desember.
Mulai dari analisis SWOT untuk membentuk tim kepelatihan dan staf yang solid, mempersiapkan modul-modul kepelatihan, pemaparan hingga implementasi program, serta melakukan pengawasan dan evaluasi atas modul yang dijalankan tim pelatih U-17.
(Reinaldy Darius)