Indonesia vs Nepal
Pada pertandingan terakhir kualifikasi Piala Asia melawan Nepal, Sin Tae-yong mengendus kebiasaan Nepal yang tidak pernah langsung mengangkat bola setelah kick off. Hal ini kemudian disiasati Shin Tae-yong dengan cara melakukan pressing ketat tepat setelah kick off.
Dengan begitu, skuat garuda akan dapat merebut bola secepat mungkin. Apabila berhasil, maka Indonesia dapat dengan lebih mudah melakukan tusukan ke Nepal yang tengah dalam posisi menyerang. Nyatanya, taktik ini terbukti ampuh untuk menambah dua gol Timnas Indonesia.
Indonesia vs Kuwait
Taktik gila Shin Tae-yong juga terlihat saat Indonesia menghadapi Kuwait. Pada laga ini, Shin Tae-yong melakukan set piece kick off cepat dengan memanfaatkan tingginya pertahanan lawan dan kecepatan pemain Indonesia.
Percobaan ini pun sempat berhasil setelah umpan jauh Marc Klok jatuh di kaki Rachmat Irianto yang kemudian dilanggar. Berkat hal ini, Indonesia mendapat hadiah penalti yang berujung gol.
Selain itu, Shin Tae-yong melakukan taktik gila lain dengan memanfaatkan winger Indonesia untuk menarik fullback lawan. Di sisi lain, kedua wingback Indonesia disuruh naik lebih tinggi menempati posisi yang ditinggalkan oleh full back lawan.
Puncaknya, taktik ini berhasil saat Rachmat Irianto mencetak gol berkat posisinya yang bebas tanpa kawalan.