Media Vietnam Sebut Indonesia dan Thailand Tinggalkan Noda untuk Sepakbola Asia Tenggara, Apa Penyebabnya?

Ramdani Bur, Jurnalis
Jum'at 07 Juli 2023 14:19 WIB
Duel panas tercipta di laga Timnas Indonesia U-22 vs Thailand, tepatnya di final sepakbola SEA Games2023. (Foto: REUTERS)
Share :

MEDIA Vietnam, The Thao 247, menyebut Indonesia dan Thailand telah meninggalkan noda untuk sepakbola Asia Tenggara. Anggapan itu muncul terkait keributan yang terjadi antara personel Timnas Indonesia U-22 dan Timnas Thailand U-22 di final sepakbola SEA Games 2023, Selasa 16 Mei 2023 malam WIB.

“Thailand dan Indonesia telah meninggalkan noda di sepakbola Asia Tenggara, setelah huru-hara yang tak terlupakan antara staff pelatih dan pemain dari kedua tim di final SEA Games 2023,” tulis The Thao 247 dalam artikel yang mereka buat.

(Media Vietnam sebut Indonesia dan Thailand tinggalkan noda untuk sepakbola Asia Tenggara. (Foto: The Thao247)

Isu ini kembali diangkat The Thao 247 setelah pemain-pemain Timnas Thailand U-22 tidak mendapatkan bonus dari Asosiasi Olahraga Thailand (SAT). Bonus skuad asuhan Issara Sritaro ditangguhkan karena Timnas Thailand U-22 terlibat keributan dengan Timnas Indonesia U-22 di final sepakbola SEA Games 2023.

"Dalam hadiah uang tim sepakbola putra (Thailand U-22), penyerahannya harus ditunda karena masalah keributan yang muncul pada final dengan Indonesia," kata Gubernur SAT, Kongsak Yodmanee, dikutip dari SMM Sport, Jumat (7/7/2023).

"Harus saya akui bahwa itu adalah hal yang menodai citra industri olahraga Thailand. SAT meminta surat klarifikasi kepada Asosiasi Sepakbola Thailand atas peristiwa tersebut, tapi masih belum mendapatkan balasan," lanjut Kongsak Yodmanee.

Kongsak Yodmanee saat ini menunggu surat balasan dari PSSI-nya Thailand atau FAT. Jika surat klarifikasi dikeluarkan, bonus berpotensi cair.

Hanya saja, pemain-pemain dan staff pelatih yang terlibat kerusuhan dipastikan takkan mendapatkan bonus. Sejauh ini FAT sudah bertindak tegas dengan memberikan hukuman kepada dua pemain dan lima staff yang terlibat kerusuhan.

(Soponwit Rakyart dilarang membela Timnas Thailand selama enam bulan)

Dua pemain yang terkena hukuman adalah Teerapak Prueangna dan Soponwit Rakyart. Kedua pemain ini mendapat larangan tampil di Timnas Thailand selama enam bulan.

Lantas, bagaimana dengan pemain dan ofisial Timnas Indonesia? Apakah ada yang terkena hukuman? Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi takkan memberi hukuman, mengingat Thailand yang dinilai sebagai provokator terjadinya kericuhan.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya