Alhasil, Shin Tae-yong memilih menduetkan Rafel Struick dengan Dimas Drajad di lini depan. Hal ini semata-mata karena kedua pemain tersebut memiliki kemampuan pressing yang didukung dengan stamina dari usia keduanya yang masih muda.
Lantas, mengapa Lilipaly tetap tidak dimainkan pada babak kedua? Mengapa Shin Tae-yong memilih memasukan Witan Sulaeman dan Dendy Sulistyawan yang kurang membuahkan hasil?
Padahal, Lilipaly memiliki kapasitas dan pengalaman yang sangat mumpuni untuk bisa memberikan perubahan di tengah jalannya pertandingan. Jawabannya, kemungkinan besar adalah Shin Tae-yong benar-benar ingin memberikan pengalaman pada para pemain muda.
Pelatih Shin Tae-yong terlihat sedang membentuk skuad masa depan untuk Timnas Indonesia. Oleh sebab itu, dirinya lebih banyak memberikan waktu pada para pemain yang lebih muda.
Kesimpulannya, kemungkinan besar alasan Shin Tae-yong tidak memainkan Stefano Lilipaly adalah karena ada pemain yang lebih baik di posisinya. Pemain itu pun berusia lebih muda.
(Djanti Virantika)