3. Comeback Sering Terjadi di Liga Champions
Comeback dramatis telah menjadi bagian reguler dari kisah Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir, dan sebagai pusat kekuatan kompetisi, Bayern telah mengalami lebih dari sekadar malam ajaib mereka. Seperti pada Liga Champions 2014-2015.
Bayern kala itu sempat tertinggal 1-3 dari FC Porto di leg pertama babak perempatfinal. Namun, dengan luar biasa Bayern mampu comeback dan menang 6-1, yang membuat mereka lolos ke semifinal secara agregat dengan skor 7-4.
2. Faktor Thomas Tuchel
Penunjukan Tuchel sebagai pelatih kepala Bayern selama jeda internasional Maret mungkin mengejutkan, paling tidak mengingat rekor 100 persen Julian Nagelsmann dalam perjalanan ke perempat final Liga Champions musim ini. Namun, Tuchel memiliki rekor manis ketika di Liga Champions.
Tuchel pernah membawa Paris Saint-Germain (PSG) ke final Liga Champions pertama mereka di musim 2019-2020. Lalu setahun setelahnya ia membawa Chelsea menjadi juara Liga Champions 2020-2021 usai menyingkirkan Real Madrid dan Manchester City di final.