3. Ronaldo Kwateh
Di urutan ketiga, ada Ronaldo Kwateh. Pemain berdarah Indonesia-Liberia ini juga turut jadi starter di laga kontra Irak U-20 dalam matchday perdana Grup A.
Namun, kehadiran Ronaldo Kwateh di lini serang belum memberi dampak besar. Dia berhasil mendapat sederet peluang, namun ia gagal memaksimalkannya. Alhasil, kekalahan pun tak terelakkan.
Meski begitu, tetap ada hal positif dari permainan Ronaldo. Dia berhasil menunjukkan kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan. Hal ini pun bisa jadi modal baginya untuk melawan Suriah U-20 sehingga bisa saja dirinya memberi kejutan.
2. Hokky Caraka
Kemudian, ada striker andalan Shin Tae-yong, yakni Hokky Caraka. Dia jadi ujung tombak Timnas Indonesia U-20 di laga kontra Irak U-20.
Hokky Caraka pun beberapa kali berhasil menghadirkan serangan membahayakan ke gawang Irak U-20. Namun, finishingnya masih kurang akurat sehingga bola belum bisa bersarang ke gawang lawan. Pembenahan yang sudah dilakukan akan membuat Hokky bisa memberi kejutan juga.