2. Zico Soree (Willem U-21)
Zico Soree sempat menjalani TC Timnas Indonesia U-20 di Spanyol pada November 2022. Namun, karena gagal memikat hati Shin Tae-yong, Zico Soree tidak dinaturalisasi layaknya tiga pemain keturuban lain yakni Justin Hubner, Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Setelah dicampakkan Shin Tae-yong, Zico Soree menggila bersama sang klub, Willem II U-21. Dalam lima pertandingan, ia mengemas empat gol. Bahkan baru-baru ini, Zico Soree dipromosikan ke skuad senior dalam laga tidak resmi. Kehadiran Zico Soree dapat menjadi solusi tumpulnya lini depan Timnas Indonesia U-20.
1. Tristan Gooijer (Ajax Amsterdam U-21)
Pertahanan menjadi titik lemah Timnas Indonesia U-20 ketika tumbang 0-2 dari Irak U-20 di Piala Asia U-20. Karena itu, kehadiran pemain sekelas Tristan Gooijer sangat dibutuhkan Timnas Indonesia U-20.
Tristan Gooijer kini berstatus bek andalan Ajax Amsterdam U-21 yang main di kasta kedua sepakbola Belanda. Selain bisa dimainkan sebagai bek tengah, Tristan Gooijer juga fasih mentas di posisi fullback kanan dan kiri.
(Ramdani Bur)