PELATIH Arema FC, I Putu Gede, mengaku mendapat target dari manajemen jelang timnya bersua Persib Bandung di Stadion Pakansari pada Kamis, (23/2/2023) pukul 15.00 WIB. I Putu Gede mengaku diminta manajemen membawa Singo Edan –julukan Arema FC– finis di posisi 5 besar Liga 1 2022-2023.
I Putu Gede belum genap sebulan membesut Arema FC. Sejak awal dipilih, I Putu Gede diharapkan manajemen dapat mendongkrak prestasi Arema FC yang terjun bebas di bawah juru taktik asal Cile, Javier Roca.
(Pelatih Arema FC, I Putu Gede)
Sejauh ini I Putu Gede memberikan hasil lumayan kepada Arema FC. Dari tiga pertandingan, ia memberikan enam poin kepada Arema FC.
Hingga memainkan 23 pertandingan, Arema FC duduk di posisi 11 klasemen Liga 1 2022-2023 dengan 32 angka, terpaut sembilan poin dari Borneo FC di tempat kelima. Namun, dengan catatan Arema FC mempunyai dua tabungan pertandingan ketimbang Borneo FC.
"Kemarin saya bicara dengan manajer dan kami pun diberikan beban. Saya juga mengapresiasi, tanpa beban itu enggak enak, lempeng-lempeng saja. Jadi manajer bilang, kalau 5 besar sudah luar biasa, ya saya jawab Insya Allah," kata I Putu Gede saat dikonfirmasi, Kamis (23/2/2023).
I Putu Gede menilai target itu memang cukup berat. Terlebih, melihat kondisi Arema FC pascatragedi Kanjuruhan yang harus bermain sebagai tim musafir akibat sanksi dari PSSI.
"Tanpa beban itu enggak enak, lempeng-lempeng saja. Saya coba dalam keterbatasan saya itu menjadi satu tantangan buat saya," ujar legenda hidup Arema FC ini.
Meski demikian, Putu Gede mengaku target itu tidak disampaikannya ke para pemain Arema FC. Ia tak ingin pemainnya merasa terbebani sehingga justru tampil kurang maksimal.
"Saya enggak mengutarakan ke pemain, beban pemain sudah terlalu berat. Kami juga sebagaimana nanti memberikan motivasi memberikan materi latihan yang memang arahnya untuk ke sana," tutup pelatih 49 tahun ini.
(Ramdani Bur)