Ratu Tisha menjelaskan memperbaiki sepakbola Indonesia adalah tanggung jawab bersama. Ia pun ingin menyatukan hati dan pikiran kepengurusan baru agar sepakbola Indonesia lekas sembuh.
“Akan bekerjasama dengan Ketum terpilih sesuai dengan visi beliau ke depan. Yang pasti, PSSI milik anggota. Kita-kita yang duduk senagai pengurus itu pun diusulkan oleh anggota. Pelayanan kepada anggota adalah nomor satu,” tutur Ratu Tisha.
“Saya tak sebut Ketum, Waketum tapi semua. Saya yakin semua anggota PSSI apabila hatinya satu, kita berani suarakan apa yang benar apa yang salah,” kata alumnus S2 De Montford University, Leicester, Inggris tersebut.
“Kita berani suarakan dengan asas sepak bola seperti disiplin fair play, respect, unity. Kita berpegang teguh pada itu aja, saya yakin kita bisa bawa PSSI meroket di kancah dunia,” tegas Ratu Tisha.
Jika terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha diharapkan dapat meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia. Sebelumnya ketika menjabat sebagai Sekjen PSSI, Ratu Tisha membuat Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 (kemudian diundur ke 2023) dan membawa Shin Tae-yong ke Tanah Air.
(Ramdani Bur)