"Liga ini sangat rumit. Saya bermain melawan beberapa tim mereka saat saya melatih Al Sadd. Ini akan menjadi tantangan (bagi Ronaldo)," tambahnya.
Xavi memang pernah mencicipi atmosfer kompetisi di Timur Tengah. Tepatnya, saat dia menangani Al-Sadd pada 2015 silam. Sehingga, tak heran jika dia mengomentari kepindahan Ronaldo ke Arab Saudi.
Di sisi lain, ada reaksi beragam terhadap kepindahan Ronaldo ke Al-Nassr. Beberapa orang mengatakan ini adalah akhir dari karir bermainnya, sementara sang pemain sendiri bersikeras bahwa liga masih merupakan kompetisi tingkat tinggi.
(Rivan Nasri Rachman)