Kelima, Lionel Messi tak mendapatkan hukuman apapun dari FIFA ketika mengkritik kinerja wasit di laga kontra Belanda. Keenam, Emiliano Martinez yang melempar kritik kepada wasit di laga kontra Belanda juga tak mendapat hukuman dari FIFA.
Ketujuh, tidak diulangnya penalti kala Argentina melawan Belanda, padahal sebelum Lionel Messi menendang bola terdapat salah satu pemain La Albiceleste bergerak ke dalam area kotak penalti yang harusnya dilarang. Kedelapan, adanya wasit asal Argentina selama La Albiceleste masih tampil di Piala Dunia 2022.
Terakhir, penalti Argentina ketika berhadapan dengan Kroasia di babak semifinal. Pada laga tersebut, Argentina seharusnya tidak mendapat penalti lantaran kiper Kroasia Dominik Livakovic sama sekali tidak bergerak untuk menghentikan Julian Alvarez. Namun, wasit yang memimpin jalannya pertandingan itu justru menganggap kalau Livakovic melakukan pelanggaran terhadap Alvarez dan menghadiahi penalti untuk Argentina.
Melihat kecurangan-kecurangan tersebut, bukan tidak mungkin bagi Prancis akan menjadi korban bagi Argentina selanjutnya. Untuk diketahui, laga antara Argentina vs Prancis akan tersaji di Stadion Lusail pada Minggu (18/12/2022) pukul 22.00 WIB.
(Dimas Khaidar)