“Saya gak bisa bilang cacat secara keseluruhan kalau melihat dari berita-berita dan tayangan televisi dan dari laporan teman-teman karena saya juga ada di pandit DPI dan Jebret Media kan ada laporan langsung dari sana yang menunjukkan bahwa mereka menunjukkan niat yang sangat untuk menjamu tamu-tamu mereka,” ujar Gita Suwondo dalam program Spesical Dialogue Okezone, Senin (5/12/2022).
“Walaupun mereka ada larangan-larangan yang berdasarkan hukum mereka itu harusnya bisa dimengerti ya. Mereka bukan hanya menyediakan hotel-hotel bintang lima, bintang empat, mereka juga menyediakan tenda di gurun pasir. Itu merupakan gambaran kalau mereka siap untuk mencoba membuat tamu-tamu mereka nyaman selama pagelaran Piala Dunia ini,” tambahnya.
“Dari sisi kenegaraan peserta sendiri saya sih enggak melihat adanya komplain ya, kecuali ya itu tadi protes kenapa tidak bisa memakai ban kapten pelangi atau lain sebagainya. Tetapi itu kan lebih ke arah politik yang seharusnya tidak dilakukan,” lanjut Gita Suwondo.
Jadi, kesimpulan Gita Suwondo adalah Qatar sukses menjadi tuan rumah yang baik untuk Piala Dunia 2022. Namun, tidak dengan Timnas Qatar-nya lantaran langsung gugur di fase grup.
“Sejauh yang saya pikir Qatar menjalankan tugas mereka sebagai tuan rumah sukses kecuali di lapangan hijau, mereka prestasinya yang kurang sukses,” imbuh Gita Suwondo.
(Rivan Nasri Rachman)