Lebih lanjut, ia juga menjelaskan para suporter juga tetap terkendali meski mereka berkerumun. Salah satunya karena adanya cctv dan regulasi yang berjalan.
“Kemudian, warga-warga termasuk suporter di sini sangat patuh sekali meskipun mereka berkerumun, bernyanyi-nyanyi tapi tetap semua terkendali. Sangat tertib sekali, karena di sini banyak cctv dan regulasinya betul-betul berjalan. Kalau kita parkir sembarangan, itu ada tilang lewat aplikasi. Walaupun tak ada polisi, bahkan malam hari kalau jalanan sepi, lampu merah mereka tetap berhenti karena ada cctv,” lanjutnya.
Abdul Haris turut mengatakan jarak dari satu tempat ke tempat lain terbilang jauh. Karena itu, ia setiap hari hampir menempuh perjalanan dengan jalanan kaki sekira 7-15 kilometer.
“Kalau di sini spacenya sangat lebar-lebar, artinya jalan dari satu tempat ke tempat lain jauh sekali. Jadi saya di sini setiap hari minimal harus berjalan kaki 7-15 kilo meter untuk liputan. Memang ada Metro (Kereta Cepat) tapi keseluruhannya dari Metro turun jalan ke media centernya itu jauh sekitar satu kilo,” tutup Abdul Haris.
(Dimas Khaidar)