3. Cahya Supriadi Belum Dilibatkan
Cahya Supriadi merupakan kiper utama untuk Timnas Indonesia U-20. Namun sayang, untuk laga uji coba kontra Turki ini, kiper Persija Jakarta masih belum dilibatkan, dengan Shin Tae-yong mengandalkan Aditya Arya di bawah mistar gawang.
Sebab, dia baru tiba di Turki pada Selasa 25 Oktober 2022, sehari sebelum pertandingan. Keterlambatannya disebabkan oleh proses pemulihan cedera kepala yang menderanya sejak pertandingan kontra Hong Kong di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 yang dimainkan September lalu.
2. Shin Tae-yong Bermain High Pressing
Dalam pertandingan uji coba kontra Turki, Timnas Indonesia U-20 tidak takut untuk bermain bola pendek dari kaki ke kaki. Anak-anak asuhan Shin Tae-yong itu tetap sabar dalam membangun serangan.
Bahkan, ketika kehilangan bola, Marselino Ferdinan dan kolega berani untuk melakukan high pressing. Itu dilakukan ketika Turki bermain di areanya sendiri.
1. Kekuatan Tak Beda Jauh
Kekalahan memang pahit namun hasil 1-2 kontra Turki menunjukkan kualitas Timnas Indonesia U-20 tidak berbeda jauh dengan tim kuat Eropa. Hal ini bisa menjadi modal berarti untuk gelaran Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.
Lagipula, masih ada perjalanan panjang hingga kedua kompetisi tersebut digelar tahun depan. Pertandingan kontra Turki ini akan menjadi modal evaluasi yang penting untuk menjadi lebih baik.
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-20 akan melakoni dua partai uji coba kontra Moldova U-20. Kedua laga tersebut rencananya akan digelar pada 1 dan 4 November 2022 mendatang.