Terlepas dari hal tersebut, manajer produksi GDE Bertoni, Salvatore Iannetti mengatakan bahwa trofi tersebut sepenuhnya dibuat manual alias dengan tangan. Proses pembuatannya sendiri diawali dengan peleburan logam kuningan yang kemudian dituangkan dalam cetakan berbentuk desain asli trofi Piala Dunia.
Jika sudah mengeras, proses berikutnya adalah penyempurnaan detail piala dengan memahat menggunakan palu. Setelah itu, dilakukan pembersihan secara ultrasonik dengan direndam dalam bak degreasing, dan disepuh di bak galvanik beberapa kali.
Trofi yang hampir jadi ini lalu dilapisi lapisan pernis zapon dan disatukan pada dasar marmer hijau perunggu. Jika sudah kering maka pembuatan trofi dianggap selesai.
(Dimas Khaidar)