Yunus Nusi menjelaskan FIFA, AFC, dan federasi sepak bola lainya telah menghubunginya untuk mengucapkan belasungkawa ataupun menanyakan kronologi kejadian tersebut. Ia menjelaskan hal tersebut tak lepas dari banyaknya korban yang berjatuhan.
"Media internasional bahkan FIFA, AFC, dan federasi lain telah menghubungi saya sampai dengan hari ini, baik yang menyampaikan belasungkawa ataupun menanyakan kejadian ini. Sebab kita tahu, kejadian ini kejadian luar biasa memakan korban 100 lebih, menghampiri kejadian yang di Peru dan Ghana," ucapnya.
Lebih lanjut, Yunus menjelaskan PSSI akan mencoba berkomunikasi dengan FIFA agar Indonesia tidak terkena sanksi. Ia mengatakan perwakilan FIFA akan datang ke Indonesia untuk mendengarkan langsung kronologi di Stadion Kanjuruhan.
"Tentu, ini menjadi atensi semua pihak, termasuk PSSI, yang sangat terkena dampak ini, tapi kami akan terus bangun komunikasi dengan FIFA menjelaskan agar Indonesia tidak terdampak dengan sanksi,” jelas Yunus Nusi.
“Tapi kita tahu, FIFA dan AFC tidak ambil keputusan terburu-buru, bisa saja mereka kalau ini dipandang perlu untuk kepentingan sepakbola dunia, FIFA akan berkunjung ke Indonesia untuk secara jelas dan nyata melihat dan mendengarkan kejadian yang terjadi di tragedi Kanjuruhan," pungkasnya.
(Djanti Virantika)