Disinggung mengenai spanduk dukungan tersebut, Hasby mengungkapkan bahwa pembuatannya pun memakai uang secara patungan.
"Jadi ketika diturunkan sebenarnya ada rasa kecewa dari penduduk Gedebage," katanya.
Padahal, lanjut Hasby, dia dan warga Gedebage lainnya berharap, spanduk itu terbaca oleh semua pemain Timnas Indonesia, pelatih Shin Tae-yong, dan Pak Iwan Bule.
"Terus digunakannya GBLA ini (untuk pertandingan) amat bermanfaat bagi penduduk sekitar," ucapnya.
Di sisi lain, lanjut Hasby, dibangunnya GBLA membuat harga tanah di kawasan Stadion GBLA naik. Terlebih, wilayah Gedebage ini adalah salah satu daerah perbatasan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.
"Ketika ada masalah terkait tidak akan digunakannya lagi GBLA, maka harga tanah sempat turun. Nah setelah bisa digunakan lagi maka tanah di sini lumayan naik lagi," katanya.
Selain itu, Hasby juga menanyakan pada warganet mengapa mempermasalahkan spanduk tersebut. Padahal dia sudah susah payah untuk memesan dan membelinya dengan warga sekitar lain.
"Harganya mungkin tidak seberapa, tapi kami sebagai warga biasa, sepakbola adalah sebuah hiburan yang bisa membuat kami melupakan masalah yang sedang dihadapi," kata Hasby.
(Djanti Virantika)