Pelatih asal Balikpapan itu sejak awal mengatakan untuk tidak sombong. Perlu fokus yang baik karena ke depan masih ada laga-laga besar menanti.
“Seperti yang tadi saya bilang, kita tidak boleh larut dalam euforia, tidak boleh sombong, angkuh, kita harus tetap rendah hati. Saya sampaikan tadi masih ada tanggung jawab kita yaitu Kualifikasi Piala Asia U-17 pada Oktober,” tegas Bima Sakti dalam konferensi pers usai laga final Piala AFF U-16 2022.
“Oleh sebab itu kita fokus lagi dan kita bersyukur saat ini bisa juara,” lanjut pelatih 46 tahun ini.
Fokus Bima Sakti adalah para pemain dan staf pelatih bersyukur kepada Tuhan. Tidak ada perayaan berlebihan, bahkan kata-kata yang menyindir.
“Saya juga sampaikan tidak ada joget-joget, kalau tidak percaya datang saja ke ruang ganti kami dipastikan tidak ada joget-joget. Kami bersyukur saja dan bersujud sama Allah,” tegas pelatih yang memenangkan trofi pertamanya sebagai pelatih.
(Andika Pratama)