Bagaimana dengan Myanmar? Hasil yang didapat Myanmar kurang meyakinkan. Benar, mereka sanggup menang 3-2 atas Australia. Namun, Australia yang datang ke Indonesia tidak benar-benar siap secara kualitas.
(Myanmar tampil kurang meyakinkan di Piala AFF U-16 2022)
Terbukti dalam tiga laga yang dijalani di fase grup, Australia hanya mendapatkan satu angka. Setelah menang atas Australia, Myanmar bermain 1-1 dengan Malaysia dan cuma menang 1-0 atas Kamboja.
Jika dilihat, gaya permainan Myanmar di Piala AFF U-16 2022 masuk kategori reaktif. Mereka lebih sering menunggu untuk kemudian melakukan serangan balik cepat. Gaya permainan ini sama persis dengan yang diterapkan Singapura di Piala AFF U-16 2022.
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, pun memiliki cara untuk mengalahkan tim seperti Myanmar. Cara yang dimaksud dengan mencetak gol cepat dan itu sudah dilakukan saat Timnas Indonesia U-19 menang 9-0 atas Singapura. Saat itu, gol pembuka Timnas Indonesia U-19 dilesakkan Nabil Asyura di menit ketiga.
Jika final Piala AFF U-16 2022 benar mempertemukan Timnas Indonesia U-16 vs Vietnam, tentunya hal luar biasa. Sebab, pencinta sepakbola Tanah Air di media sosial sangat berharap duel seru Timnas Indonesia U-16 vs Vietnam di fase grup, kembali tercipta di partai puncak.
(Ramdani Bur)